oleh

Oknum Ketua Kelompok UMKM Mekar Terancam Masuk Rutan.

-HUKRIM-5.871 views

FFI”Lampung Utara||Meraton penyelidikan dugaan penggelapan Dana Bantuan Usaha Produktif Menengah (BPUM) yang melalui UMKM Mekar,yang di rialisasikan oleh Pemerintah Republik Indonesia melalui Bank Nasional Indonesia (BNI) pada tahun 2020 sampai tahun 2021.

Pada akhirnya,dari hasil penyelidikan di temukan bukti permulaan oleh Kepolisian yang cukup kuat,mengarah ada perbuatan melanggar hukum sebagimana di sebut dalam KUHP Pasal 372.”

Maka dari statusnya penyelidikan dalam perkara tersebut di tingkatkan ke tahap Penyidikan, oleh Kepolisian Resort Polres Lampung Utara,pada tanggal 22 Oktober 2021.

Baca juga -->  Lampung Darurat Korupsi Sebut Ketua KPK

Peningkatan status penyidikan dugaan penggelapan Dana BPUM – UMKM Mekar, di ketahui setelah di terbitkan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan (SP2HP) Nomor : B/541/RES 1.11 /2021.Yang di berikan kepada Kuasa Pelapor/Korban.

Sebelumnya beberapa warga masyarakat Desa Mulang Maya Kecamatan Kotabumi Selatan, Kabupaten Lampung Utara, selaku penerima manfaat (Banpres RI) Bantuan Presiden Republik Indonesia, yang melalui BPUM UMKM Mekar dan melibatkan BNI Cabang Kotabumi Lampung Utara.

“Datang ke Polres Lampung Utara melapor di dampingi oleh Kuasa Pelapor M.Gunadi, untuk meminta keadilan di mata hukum , atas peristiwa yang telah di alami puluhan korban selaku penerima manfaat Banpres BPUM RI .” Yang di rialisasikan Pemerintah Republik Indonesia.

Baca juga -->  TA-(30) Seorang Janda Dianiaya " Meminta Pelaku Segera Ditangkap

“Telah terjadi pemotongan dana bantuan senilai 400,(empat ratus ribu rupiah) dalam satu penerima manfaat,selanjutnya pada rialisasi bantuan tahap kedua, tidak juga di sampai selaku terduga, yakni Ketua Kelompok masyarakat UMKM Mekar Desa Mulang Maya bernama Nurlaili (Nunung).

Nurmiyati ” Salah satu korban / pelapor mengatakan bahwa setelah mendapat surat dari penyidik Polres Lampung Utara , sangat merasa bangga.

Baca juga -->  Dua Akun FB Warga Desa Tanjung Riang Dipolisikan.

“Karena masih ada keadilan di dunia ini , untuk kami masyarakat yang lemah dan tak berdaya,” sebut korban pada media ini, Minggu , 24/10/2021.

Nurmiyati juga berterimakasih dengan Tim DPC-LP3K-RI Lampung Utara,selaku Kuasa pendampingan kami dan mengawal laporan kami masyarakat, sehingga nanti oknum dapat merasakan jeruji besi,untuk menebus segala hasil dari perbuatannya sendiri,” tandas Nur (Deki).

News Feed