BERITA  

Menindaklanjuti BPNT KPM Diduga Terputus Setelah Pilkades : BLT BBM Kembali Ke Kas Negara

Berita Bansos : Diduga KMP BPNT Terputus Usai Pilkades BLT BBM Kembali Ke Kas Negara Tak Tersalur: Penjelasan PT.Pos Cambang Sungkai Selatan: Photo KCB POS

Lampung Utara||Siapakah yang lalai dalam pelaksanaan kebijakan Bantuan Langsung Tunai (BLT) dampak kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM). Yang tidak sampai dengan salah satu warga masyarakat Desa Gunung Raja Kecamatan Sungkai Barat Kabupaten Lampung Utara selaku Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bernama Sahperi.

Berdasarkan tindak lanjut dari berita yang sebelumnya KPM Sahperi,di dalam aplikasi Cek Bansos di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) tercatat selaku KPM-BPNT dari 2019-sampai 2021, namun anehnya setelah pergantian Kepala Desa nama Sahperi tercatat di DTKS tahun 2022 di luar daerah tidak berada di tempat.

Selanjutnya nama KPM Sahperi di dalam aplikasi DTKS tercatat penerima manfaat bantuan sosial KPM BLT BBM.Sayangnya pada berita sebelumnya, bantuan tersebut hilang tampa memiliki alasan.

BACA JUGA:  Dalih Untuk Kompensasi 50-JT "Tidak Terpenuhi" Orang Tua N-Lapor Polisi

Setelah di telusuri tim Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia DPC-PWDPI Lampung Utara . Akhirnya kini dapat terjawab , siapa yang lalai menjalankan kebijakan Presiden Ir. Joko Widodo,atas BLT BBM yang tidak sampai dengan KPM Sahperi.

Bukti kelalaian atau kesalahan para oknum di ketahui atas hasil konfirmasi dengan PT Pos selaku Kepala Cabang Sungkai Selatan Bernama Yati , yang mengatakan, BLT BBM a.n Sahperi memang ada pada tahap ke 1.

Tapi bantuan tersebut tidak di ambil dalam jangka waktu yang di jadwalkan ke KMP , sehingga BLT BBM atas nama Sahperi itu sebesar Rp500 ribu , di kembalikan ke Kas Negara ,” kata Yati , Sabtu, (3/12/2022).

Lanjut Yati, kalau untuk tahap yang kedua memang belum ada datanya yang masuk a.n KPM Sahperi dalam bantuan sosial di dalam jenis apapun di kami PT.POS Cabang Sungkai Selatan.

BACA JUGA:  Ada Apa? - PT JALAKU & KIMAL Di SOMASI

Yati juga mengatakan bahwa kenapa yang bersangkutan tidak mengambil bantuan di maksud, sedangkan undangan sudah kami sampaikan ke masing masing desa.

Seandainya ada data susulan itupun sudah kami memberitahukan dengan pihak desa melalui Via Whatsap ke -masing-masing desa,” jelas Yati dengan awak media.

Berbeda dengan keterangan Kades Gunung Raja Asep saat di konfirmasi melalui via telepon, menurut Kades data a/n Sahperi ini ada datanya di kantor Pos.

Saya sudah mengumpulkan aparat desa semua blangko undangan telah selesai di bagikan terkecuali a.n Sahperi memang tidak ada,jangan pihak petugas kantor Pos mengada – mengada menyalahkan pihak desa ,” ucap Kades singkat.

BACA JUGA:  Pengelolaan Dana Desa - Alokasi Dana Desa Kalibening Raya Sukses 100 %

Senada disampaikan kasi kesra desa Agus menyatakan menurutnya,jangan media mau memojokkan kami dari desa terus, sebab nama Sahperi itu memang tidak ada.

Kami mengambil surat undangan untuk KPM itu dari kantor Kecamatan,sama pak Ijal,sebab yang mengambil undangan dari kantor pos itu pihak kecamatan,” beber Agus.

Sementara UPTD Pemerintah Kecamatan Sungkai Selatan belum dapat di konfirmasi, tunggu edisi selanjutnya.(Yandi/Red).

× Chat Redaksi