BERITA  

Kisruh Lahan PT GAJ : Lima Kampung Masih Mencekam

Berita Kejadian : Lampung Tengah : Lima Kampung Mencekam : Caption Keadaan Rumah Warga Dirusak Dibobol Dibongkar Oleh Orang Yang Belum Diketahui Indentitasnya

Lampung Tengah || Terkait dengan kisruh sengketa lahan antara warga Lima kampung kecamatan pubian dan PT Gunung Aji Jaya Lampung Tengah saat ini semakin sangat mencekam.

Bagaimana mana tidak? menurut informasi dari berbagai sumber yang mengatakan kini semua aktivitas masyarakat hampir lumpuh tidak bisa melakukan aktivitas sehari-hari.

Bahkan anak-anak yang masih tidak tahu menahu dan masih mengenyam pendidikan di wilayah setempat,tidak dapat melakukan aktivitas seperti biasanya,” ungkap nara sumber setempat jum’at,11/2022.

Lanjut sumber mengatakan, “bagaimana nasib kami ini. makan saja kami susah, suami saya aja gak bersalah pun ikut takut untuk tinggal di rumah. anak-anakpun tidak sekolah. Suami saya tulang punggung keluarga, kalau tidak kerja kami mau makan pakai apa”keluh sumber masyarakat kampung pubian.

Sisi lain, padahal sebelumnya, perwakilan masyarakat kampung kecamatan pubian lampung tengah, sudah menemui wakil rakyat yang ada di DPRD Lamteng , terkait kisruh yang berkepanjangan ini. namun sampai saat ini belum juga ada solusi untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Katanya.

BACA JUGA:  DPC KWI Perjuangan Kab Tanggamus Resmi Terdaftar Di Kesbangpol

Bahkan salah satu pemilik akun Facebook @Ratu yenite mengeluhkan terkait rumahnya yang tidak ditempatinya ikut dibobol dan dirusak melalui media sosial (medsos) dengan memposting sejumlah video yang menunjukan beberapa kerusakan dan kendaraan yang tidak ada ditempat lagi.

Dalam video yang berdurasi 1 menit 5 detik tersebut ia mengatakan, “ini pada tabur karena diaorang cari kunci motor dan mobil, ini dikunci tadi. Semua pintu di teralis selain yang ini. Mobil diparkir disini dibawa juga. Pintu ini dibobol juga semua dibobol, gudang juga dibobol diaorang. Katanya seperti dalam video yang diunggah pemilik akun Facebook Ratu Yenite.

Kemudian, pada video yang berdurasi 1 menit 13 detik ia mengatakan, pintu rumah dibobol dari pintu samping, yang ini dibobol. Motor yang ini dibawak. Pintu yang ini juga dibobol sebab yang berangkat sekolah tadi, ini dikunci. sekarang ini rusak kuncinya. ini tabur karena mereka mencari kunci mobil sama motor. ini dibobol diaorang. Apa yang dicari diaorang. Katanya dengan ter’isak tangis sembari ia menunjukan tempat yang rusak dan hilang tersebut.

BACA JUGA:  Terindikasi Lalai Pemenang Tender Proyek PPK.2.5 Telah Memakan Korban

Kemudian, pada postingan tersebut sudah dibanjiri beragam komentar Netizen seperti @Rais Sultan Buai Gegelang mengatakan, sudah kayak nangkap teroris, padahal masyarakat tidak melawat motor di angkut,rumah di bobol,tidak akan terjadi klau pemerintah turun ke masyarakat. Kemudian, @anggun Duta mengatakan, Udah di luar batas aparat ini,bukan mengayomi masyarakat malah jadi musuh Masyarakat!!,mana yg di liat di angkut ,orang berangkat kerja di tangkap motor-motor di Bawak semua. Dan @Ayu Laba mengatakan, Astagfirullah…Jelaskan siapa mereka…agar penonton semua tau siapa..kmudian motor mobil dibawa adakah surat izinnya melakukan hal itu.. penjelasan pasal 33 KUHP.

BACA JUGA:  Berapa Banyak Lagi Warga Masyarakat Harus Menjadi Korban Akibat Carut-Marut Penerbitan HGU " Ini Ulah Siapa???

Sementara Bapak Kapolsek Padang Ratu Kompol Rahmin,S.H ketika dikonfirmasi wartawan ia mengatakan,“ wassalam’ alaikum salam mas, untuk tanggapan mohon maaf mas silahkan ke Humas polres”ya mas pintanya kepada Sidik lampung jum’at (25/11/2022).

Bagaimana Tanggapan Kapolres Lampung Tengah,AKBP Doffie Fahlevi Sanjaya, S.I.K. ,M.Si. terkait pemberitaan ini, tunggu selengkapnya pada edisi yang selanjutnya.(*).

× Chat Redaksi