oleh

Dua Akun FB Warga Desa Tanjung Riang Dipolisikan.

-HUKRIM-7.759 views

Caption : Cakades Terpilih Desa Tanjung Riang Meriyanto Didampingi Ketua DPC AWPI Lampung Utara.

Lampung Utara||Sebelumnya pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak pada hari Rabu 8 Desember 2021, di Desa Tanjung Riang Kecamatan Tanjung Raja Kabupaten Lampung Utara , berjalan aman, nyaman,damai dan kondusif.

Photo : Screenshot Ujaran Kebencian

Photo : Surat Tanda Pengaduan Laporan (STPL)

Sangat di sayangkan “Pasca” Pilkades
8 Des 2021 telah terjadi satu peristiwa “Kegaduhan” di sosial media,di buat oleh pemilik akun FB Amrie Agustaf dan pemilik akun Dirwan Kholiq.

Atas perbuatan tersebut”Akhirnya akun FB keduanya di Laporkan di Polres Lampung Utara.”Dengan Nomor:LP/1939/B/XII/ 2021 /SPKT/Polres Lampung Utara/Polda Lampung Tanggal 11 Desember 2021.” Atas Pelapor Korban Meriyanto.

Korban Meriyanto,mengatakan pasca dari Pilkades Serentak 8 Des 2021,beberapa
pemilik akun Sosial Media FB”

Baca juga -->  Pelaku Pembunuhan Di Bukit Kemuning Berhasil Di Amankan Polisi.

Pada tanggal 9 Desember 2021,membuat suasana berubah menjadi”Gaduh”di Sosial Media FB.” Ungkap Meriyanto dengan wartawan media ini di Mapolres Lampung Utara,Sabtu,12/10/2021.

Lebih lanjut”Meriyanto selaku Calon Kades terpilih yang di dampingi Ketua DPC AWPI Lampung Utara Mintaria Gunadi bersama Ketua Harian DPC-LP3K-RI Lampung Utara Martono mengatakan,saya telah merasa dirugikan.

Maka atas perbuatan mereka saya datang ke Polres Lampung Utara,melaporkan Akun FB Amrie Agustaf dan Akun FB Dirwan Kholiq , yang di duga dengan sengaja untuk merugikan nama baik saya dan sengaja membuat kegaduhan di publik ,” ujarnya.

Kronologis kejadian”dalam kegaduhan yang telah mereka buat yakni memposting Video di sertai dengan tulisan di sosial media akun FB mereka sendiri.

Menuding saya Calon Kades terpilih Desa Tanjung Riang,melakukan hal yang tidak pernah saya lakukan”Menuduh saya (Money Politik).”

Baca juga -->  Oknum Ketua Kelompok UMKM Mekar Terancam Masuk Rutan.

Dengan apa yang mereka tuduhkan dengan saya itu tidak benar,saya tidak pernah melakukan hal tersebut, selanjutnya video yang mereka unggah di sosial media FB jelas itu Hoax (Bohong) .”Imbuh Meriyanto.

Disinggung soal harapan Meriyanto,dengan masalah laporannya, dia-red Meriyanto, akan menyerahkan sepenuhnya dengan Aparat Penegak Hukum (APH) Sat Reskrim Polres Lampung Utara

“Untuk dapat menindak tegas para pelaku dengan sesuai Peraturan dan Perundang-undangan hukum yang berlaku.

Bekerja secara Profesional demi untuk tegak supremasi hukum dan ke adilan untuk saya ,” tutupnya.

Berkenaan dengan perbuatan pemilik akun FB Amrie Agustaf dan Dirwan Kholiq berdasarkan UU RI Nomor 19 Tahun 2016 Tentang ITE.

Pasal 45 Ayat (3) Menyebutkan Setiap Orang yang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan atau mentransmisikan
atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik sebagaimana di maksud dalam Pasal 27 ayat (3) di pidana dengan pidana penjara paling lama 4 (empat) tahun atau denda paling banyak Rp 750.000.000,00 (tujuh ratus lima puluh juta rupiah).

Baca juga -->  Pelaku Curas Spesialis " Diringkus Tekan 308 Sat Reskrim Polres Lampung Utara

Seterusnya Pasal 45A UU/2016 ITE (1) Setiap Orang yang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan berita bohong dan menyesatkan yang dapat mengakibatkan kerugian konsumen dalam Transaksi Elektronik sebagaimana dimaksud dalam Pasal 28 ayat (1) dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan/atau denda paling banyak Rp 1.000. 000.000,00 (satu miliar rupiah).

Sampai berita ini diterbitkan akun FB Merie Agustaf dan akun FB Dirwan Kholiq, belum dapat di konfirmasi,”(Tim/Red).

News Feed