oleh

Di Duga Bohongi Publik Oknum Kepala Sekolah SMP MKMT.

-EDUKASI-5.176 views

FFI”Lampung Utara||Menindaklanjuti berita sebelumnya terkait BOS Afirmasi dan Kinerja rialisasi anggaran tahun 2020 sebesar 60,(enam puluh juta rupiah) di (SMP) MKMT Ujung Karang Kecamatan Muara Sungkai Kabupaten Lampung Utara.

Akhirnya akan terjawab di duga oknum Kepala Sekolah bohong, yang tidak akui mendapatkan bantuan apapun selama tahun 2020-2021.

Patut juga di duga Kepala Sekolah,telah menutupi sesuatu yang tersembunyi,dalam alokasi bantuan dana BOS Kenirja,saat di konfirmasi di ruangan kerjanya kemarin, Jum’at,7/9/21.

Berita sebelumnya saat di konfirmasi berkaitan dengan bantuan apa saja yang telah di terima oleh pihak sekolah SMP MKMT Ujung Karang.

Kepala Sekolah Novia Erawati mengkilah, tidak pernah menerima bantuan apapun, selain Dana BOS Reguler dan Dana PIP.

Baca juga -->  HGN SMA-4 Kotabumi Ajak Tingkatkan Mindset Pendidikan.

Kalaupun ada bantuan kami transparan sembari menolehkan kepalanya ke guru pendidik lainnya.

Benarkan ibuk-ibuk kalau kita dapat bantuan teranspran Kok”? ujar dia.

Berbeda pada saat Tim Media menjumpai Ibu Diana Kasi SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lampung Utara,pada hari ini, Jum’at,8/10/2021.

Di konfirmasi Diana,hal yang tidak di akui oleh Novian Erawati terkait BOS Afirmasi dan BOS Kinerja.

Saat tersambung telepon seluler dengan Novian Erawati,mengakui mendapatkan BOS Kinerja,tapi bukan BOS Afirmasi.

Saat di pertanyakan jenis kegiatan belanja apa saja, menurut Novian-red di gunakan untuk pembuatan WC Satu Unit.

Di belanjakan untuk pebelian Buku,di belanjakan untuk Tempat Mencuci Tangan.

Baca juga -->  BOS AFIRMASI SMP MKMT UJUNG KARANG DI PERTANYAKAN PUBLIK.

Di belanjakan Lektop dan Printer,” sebut Novian dengan Kasi SMP di Via telponnya.

Terpisah Sekretaris harian DPC-LP3K-RI Lampung Utara Ana Yusnita” langsung menanggapi dan mengatakan bahwa.

“Melihat dari belanja Dana BOS Kenirja di SMP MKMT Ujung Karang.

“Di senyalir tidak mengacu dengan Juknis BOS Kenirja dan di duga telah melanggar ketentuan,”Kata Ana.

Sebagaimana di sebut dalam rialisasi Dana BOS Kinerja bertujuan,membantu kegiatan operasional sekolah.Untuk mendukung kegiatan pembelajaran, yang belum tercukupi oleh Dana BOS Reguler.

Hal ini sebagai bentuk penghargaan atas kinerja baik dalam menyelenggarakan layanan pendidikan di Daerah Khusus yang di tetapkan oleh Kementerian,”Sebut Ana.

Masih menurut Ana,dalam Juknis BOS Kinerja menpunyai Rencana Kegiatan Anggaran (RKA).

Baca juga -->  Eko Rendi Oktama Kasat Reskrim " Ungkap Maraknya Laporan Kriminal Anak

Seperti dalam penggunaan Perangkat Rumah Belajar,akan di belanjakan dengan jenis kegiatan antaranya” Belanja Perangkat Tablet.

Belanja Perangkat Komputer PC, belanja Laptop, belanja Proyektor,belanja Acces Point (Rounter),dan belanja Perangkat Penyimpanan Eksternal.

Selanjutnya dalam Langganan Daya dan Jasa antaranya”belanja Layanan Internet, belanja Layanan Listrik.

Belanja Pembelian Domain sch.id, dan belanja Pembelian Jasa Hosting,”Jelas Yustina.

Bila belanja BOS Kenirja di belanjakan di luar dari ketentuan Juknis,maka dapat di yakini akan berpotensi dengan dugaan penyimpangan.

Tentunya akan berdampak pada tumpang tindih dari sumber dana yang sejenis,” bebernya.

Ana Yusnita”menambahkan LP3K-RI akan menyambut pemberitaan ini,selanjutnya nanti akan kami sampaikan laporan pengaduan masyarakat ke pihak yang berwenang,”tandasnya.

News Feed