HUKRIM  

Belum Diketahui Motifnya ” Pelaku Anirat ” Diringkus TEKAB 308 Perisi Polres Lampung Utara

Berita Hukum Keriminal " Terduga Pelaku FE 47 Anirat Diringkus TEKAB 308 Persisi Polres Lampung Utara - Polda Lampung: Caption Photo Terduga Pelaku Sumber Hms Polres Lampung Utara

Lampung Utara||Belum di ketahui motifnya seorang pria FE 47 salah satu warga jalan kapten dulhak gang kelinci kelurahan kota alam kecamatan kotabumi selatan, lakukan penganiayaan berat menggunakan kampak dengan seorang bernama Jhon Apriyadi 48 alias Ujang , warga jalan raden intan gang usaha.

Kejadian di perkirakan pukul 17.50 WIB di jalan kapten dulhak gang kelinci kelurahan kota alam,akibat kejadian tersebut , korban mengalami luka di bagian kepala dan luka di bagian lengan, sehingga korban saat ini harus mendapatkan perawatan di Rumah Sakit (RS) Handayani.

Berkaitan dengan peristiwa penganiayaan berat yang telah di lakukan FE 47 terhadap seorang Jhon Apriyadi 48 tersebut. TEKAB 308 Presisi Polres Lampung Utara – Polda Lampung langsung bergerak menuju lokasi dan berhasil meringkus terduga pelaku.

BACA JUGA:  Terendus Modus Operandi - Penguras Pupuk Bersubsidi Menggunakan Data Otentik RDKK Fiktif

Hal tersebut disampaikan oleh Kasat Res- Krim AKP Eko Rendi Oktama yang mewakili Kapolres Lampung Utara AKBP Kurniawan Ismail,pada hari,Selasa (11/4/2023).

Lebih lanjut dijelaskan Kasat Res-Krim di dalam kronologis kejadian, saat itu korban Jhon hendak pulang kerumahnya,kemudian di datangi terduga pelaku FE yang dengan cara tiba-tiba langsung membacok korban menggunakan alat Kampak,yang mengenai kepala bagian belakang dan pergelangan tangan kanan hingga Korban terjatuh,” ujar Eko.

BACA JUGA:  Janjikan Menjadi TKI : Warga Subik Ditangkap Polisi Pada Saat Di Apartemen

Berdasarkan dari informasi tersebut Tim kita langsung mendatangi TKP dan saat itu terduga pelaku sedang berada dirumahnya, Tim TEKAB 308 bersama anggota Polsek Kotabumi Kota.Lansung mengamankan FE terduga pelaku FE dan mengamankan alat yang dipergunakan pelaku, berupa 1 (satu) buah Kampak dengan gagang berwarna coklat.

“Untuk sebab – sebab kejadian, pihak kita masih tengah melakukan pemeriksaan lebih lanjut , terkait dengan informasi dari keluarga maupun warga sekitarnya bahwa terduga pelaku pernah di rawat di Rumah Sakit Jiwa (RSJ).

Namun hal ini pun tentu masih akan kami lakukan koordinasi lebih lanjut, mengenai hal tersebut, imbuh Kasat Res-Krim,” (*/Red)

× Chat Redaksi